Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menghadiri pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Myanmar Wunna Maung Lwin di Naypyidaw, Myanmar, Rabu (3/8/2022).
TENPO, JAKARTA — Rusia menyatakan kesiapan untuk membantu menjaga stabilitas dan keamanan di Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di tengah situasi kawasan Timur Tengah yang masih diwarnai ketegangan.
Rusia menilai stabilitas jalur pelayaran tersebut penting bagi keamanan kawasan sekaligus kepentingan ekonomi global. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur strategis bagi distribusi energi dunia sehingga gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan itu dapat berdampak luas.
Dalam forum PBB tersebut, Rusia menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan keamanan di Selat Hormuz membutuhkan kerja sama antarnegara dan pendekatan yang mempertimbangkan kepentingan negara-negara di kawasan.
Moskow juga menyatakan terbuka untuk mengambil bagian dalam upaya menjaga stabilitas jalur pelayaran strategis tersebut. Sikap itu disampaikan seiring meningkatnya perhatian internasional terhadap kondisi keamanan di kawasan Teluk.
Selat Hormuz menjadi salah satu titik penting dalam perdagangan energi dunia. Jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman tersebut menjadi rute bagi pengiriman minyak dan gas dari sejumlah negara produsen energi di Timur Tengah.
Karena itu, setiap gangguan terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz berpotensi memengaruhi pasokan energi dan kondisi perekonomian global.
Pernyataan Rusia muncul ketika negara-negara dunia tengah mendorong penyelesaian konflik dan ketegangan di Timur Tengah melalui jalur diplomasi. Forum Sidang Umum PBB menjadi salah satu ruang bagi negara-negara anggota untuk menyampaikan posisi dan menawarkan kerja sama dalam menghadapi persoalan tersebut.
Rusia menyatakan upaya menjaga stabilitas Selat Hormuz perlu dilakukan dengan tetap menghormati prinsip hukum internasional serta kepentingan negara-negara yang berada di kawasan.
Selain keamanan jalur pelayaran, stabilitas Selat Hormuz juga berkaitan erat dengan keberlangsungan perdagangan internasional. Arus kapal tanker yang melewati kawasan tersebut membawa sebagian besar komoditas energi yang dibutuhkan berbagai negara.
Dengan pernyataan tersebut, Rusia menegaskan kesiapannya untuk terlibat dalam upaya menjaga keamanan dan stabilitas Selat Hormuz di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang masih berkembang.